Siluet Hidup


Hidup terasa indah justru ketika kita mampu keluar dari permainan yang penuh dengan resiko sebagai pemenang
Memanfaatkan waktu dan menikmatinya akan mendorong sang pemberani untuk tampil kemuka...apapun resikonya
Tidak ada satu gerakpun dimuka bumi ini tanpa resiko
Mereka yang mencoba menghindari resiko adalah manusia pengecut yang yang melawan fitrah alamiah

You will grow to love the wordly life and hate death







Sabtu, 28 Januari 2012

BERPANGKU SANDIWARA



            Segelintir contemplate dua sahabat mengenai karakter sahabat-sahabatnya dalam menempuh perjuangan hidup ditengah kota. Dunia cepat sekali berubah, gaya dan cara hidup,berpikir manusiapun terguncang-guncang mengikuti arus jaman. Ibarat kuda yang dipacu untuk berlari cepat, dia dicambuk terus-menerus, begitulah kehidupan kita jaman ini. Hmmmmm….seperti biasa jam istirahat waktu yang paling enak untuk bicara tentang kehidupan yang tengah kita jalani. Saat dua sahabat bicara tentang karakter sahabat-sahabatnya dalam satu kumpulan yang bernama  “KEJORA” itulah nama kumpulan yang telah mereka temukan untuk menguak perjalanan mereka yang belum jelas mau kemana.” Kang Agis kenapa ya…itu mas Ian memberi nama perkumpulan kita dengan nama Kejora….kok aku belum paham ya kang…? Tanya kholil pada lius sahabat nya.
                “yah…….ini hanya pendapatku lho…..kenapa kang agis memberi nama kejora….kamu tahu kan pa itu kejora.? “ yah aku tahu….kejora itu salah satu bintang yang bertengger dicakrawala,bintang yang paling terang diantara bintang-bintang yang lain…” jawab kholil.”lha itu kamu tahu lil..kenapa kang agis mengambil nama bintang itu untuk kelompok kita…..karena kita ingin menguak kabut yang selama ini ada didepan kita….yah hanya orang yang pandai menangkap semangat jaman, dia akan tegak menjadi pelita kehidupan.membaca, menganalisa dan membuat kesimpulan untuk kemudian merumuskan tujuan yang pasti sebagai landasan pijakan dan arah kemana kita pergi.”
Hmmmmmmm….tapi  aku tidak bisa menebak seperti apa karakter kang agis itu mas….tapi aku salut dengan karakter dia yang sulit ditebak…dia bisa bergabung dimana saja ya………
Lain halnya dengan aku lil….aku jika sudah benci sama orang ya langsung benci……yah itulah manusia karkter beda-beda ya………….
Jaman berubah dan segalanya terus mengalir ( everything is flowing ),begitu kata orang bijak.
Ungkapan ini bukan sesuatu yang asing bagi seorang muslim, karena dia telah dicelup dengan sibghoh ilahiyah untuk mampu mempersiapkan segala sesuatunya guna menatap masa depan.membenahi hari ini untuk menatap hari esok.
“Kenapa ada saja ya mas, orang yang selalu melihat flashback dan kurang memahami jalan depannya.”
“yah lil…..seperti tdk tahu saja sifat mereka.sejarah adalah mata rantai kehidupan, dan kita si anak jaman adalah bagian dari mata rantai tersebut.estafeta perjuangan dan memanusiakan diri merupakan visi dan misi untuk menghantarkan generasi yang akan lebih baik dan lebih baik lagi dari diri kiat lil….”
Aku hanya manggut-manggut dengan kata yang barusan  mas lius katakan.
Aku ingat kata kang agis beberapa waktu yang lalu bahwa dekorasi dunia telah berubah, mereka yang berperanpun telah berubah, maka siasat dan metode untuk mewujudkan cita-cita kitapun seharusnya mampu merubah siasat  seiring dengan selera jaman.walau demikian, adalah keyakinan kita bahwa scenario ILLAHIYAH tentu saja tak kenal berubah.
Tidak ada scenario yang jelek, yang jelek adalah manusianya, begitu pula tidak ada jaman atau peristiwa buruk, kecuali didalamnya terlibat, manusia-manusia yang berperilaku buruk.
Lantas, adakah kita telah menyimak waktu ? ataukah kita biarkan diri kita dilindas oleh kilasan waktu yang begitu cepat berlalu ?
Hmmmmmmmm…hidup terasa indah, justru ketika kita mampu keluar dari permainan yang penuh resiko sebagai pemenang.sebaliknya sang pengecut adalah mereka yang kehilangan arah dalam hidupnya, hilang semangat dan kemauannya, serta membiarkan waktu tanpa makna dengan meras tak berdosa sedikitpun.
Sang penegcut adalah tipe makhluk melata yang berambisi. Dirinya telah dipenjarakan oleh was-was dan diperbudak oleh rasa takut akan kegagalan

“HIDUP ADALAH PERJUANGAN DAN PENDERITAAN.KALAU TOH ENGKAU MENDAPATKAN KENIKMATAN,JANGANLAH TERLENA DAN TERPERANGKAP UNTUK MELUPAKAN FITRAH PERJUANGAN DAN PENDERITAANMU”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Read more: http://yudayudawan.blogspot.com/2011/08/blog-widget-burung-terbang-twitter.html#ixzz1k3TQagZu