Suara terompet seolah sangkakala menjemput kematian
Pergantian jiwa telah dilakukan
Hingar-bingar lebih seperti ucapacara pemakaman
transaksi tukar zaman dengan harapan
Kembang api menjadi hiasan
Baru saja pergantian tahta tahun dupacarakan
Akan bagaimanakah jiwa manusia menggiring awan ?
Mungkin itu yang patut dipertanyakan.....
Jika dipaksakan untuk membuat sebuah harapan,maka harapanku cuma ada satu,yaitu menjadi orang yang berhasil baik dari segi materi ataupun rohani.Dengan harapan seperti ini,maka dapat menggapai semua impian yang saat ini masih belum sanggup untuk diwujudkan.....
*)Membahagiakan orang tua
Orang tua mencari nafkah siang dan malam demi anak-anaknya tanpa pamrih walaupun tubuhnya sudah renta.Hal ini benar-benar membuatku ingin menangis ketika mengingatnya.Ingin rasanya untuk menanggung beban itu,namun apa daya diriku masih belum mampu.Saat kita bertanya kepada mereka " Bapak,Ibu Bagaimana kabar kalian ? sehat-sehat saja kan...? sebuah kalimat pendek dan hanya butuh beberapa detik untuk mengucapkannya.Tetapi bagi orang tua yang mendengar kalimat tersebut diucapkan dari mulut anaknya,akan selalu terngiang ditelinga mereka dan memberikan kebahagiaan yang tiada tara dihatinya.Namun bagiku ini tidak cukup,dengan menjadi orang yang berhasil tentunya saya dapat mengambil alih semua beban yang ditanggung mereka,agar mereka dapat menjalani hidup tanpa beban apapun baik beban materi maupun rohani.
*)Memberi sesuatu yang berarti lebih untuk para sahabatku
Yuppppppppp....Sobatku.Begitu besar arti dari apa yang telah mereka berikan kepadaku.Ketika aku mengalami kesulitan materi,mereka selalu datang mengatasi masalah ini.Ketika aku terpuruk,mereka datang untuk memberikan dukungan dan menarik tanganku keluar dari jurang keterpurukan itu.Ketika aku merasakan kesendirian,mereka mengajak berkumpul untuk mengobati lelah hati.
Doaku untuk tahun yang akan datang adalah " Semoga tubuhku tidak hancur " Doa yang aneh ya..he..he..he...ya...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar