Anakku,
Cinta tidak buta melainkan hanya melihat apa yang berarti
hmmmmmmmmm...................... belum
lepas ingatan ayah,ketika suaramunyaring lepas dari rahim ibumu.Ketika
langkah-lanhkah tertatih,engkau memburu rindu kemudian berbaring manja
dipelukan ibumu.Berceloteh memilih kata yang lucu,dan sesekali mengadu
dengan iringan tangismu.alangkah cepatnya waktu berlalu.satu persatu
rumah ini ditinggal penghuninya.Kakak-kakamu berangkat untuk menguji
dirinya memenuhi panggilan syariat agama.
Tinggal dirimu yang ayah
nanti untuk mengarungi biduk indahnya dunia.Ayah tidak memaksa kapan
akan kau penuhi janjimu melengkapi separuh surga dunia.
Jangan
pernah kau tengok kebelakang jangan kau tengok pula pantai gersang yang
ada dibelakangmu.karena didepan sana,yahhh didepan sana dimana biduk
mengarah,terhampar pantai harapan.Bakar dan hanguskan masa lalumu.lumat
dan campakkan segala jerat nafsu yang merayu untuk tetap menoleh
kebelakang.
Nak.....
jangan kau ragu untuk merengkuh samudra
luas.karena dengan iman kau kayuh bidukmu,dan dengan ilmu akan engkau
rengkuh samudra lepas.Rengkuhlah tujuan dan tinggalkan tempat bertolak.
Aku
terdiam.apa yang harus aku jawab? kalau aku berkata belum,pastia dia
kecewa.Kalau aku berkata sudah,berarti aku telah berdusta.
kupandang raut wajahku
menembus segala ceritra masa lalu dan segala cita yang belum lagi mau terwujud
album lama aku buka,dan setiap gambar bercerita
bukan bernostalgia,tetapi betapa jiwaku terpana
waktu telah memburu dan mengukir hidup tanpa rencana
lama batinku mengharap jumpa
dengan Engkau wahai kekasih abadi
telah lupa apa makna doa
telah habis untaian kata
untuk mewujud dalam harap
kian kusebut kian tak berarti
seharusnya aku lama mencari arti
tapi ruang dadaku selalu penuh
jelaga kehidupan
menutup cahaya jiwaku
lama batinku menangis
meratapi harapan jumpa
dengan Engkau Wahai Kekasih Pasti
Kalau ada waktuku
ingin cangkir jiwa tumpah dan kosong
wajah dancintamu kekasih
biarlah menutupi seluruh piala jiwaku
pesan Bapak dan doa Bapak
Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita.
Tuhan
memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua
telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa
Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah
memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya.
Itulah Cinta …
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika
kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa
sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika
kamu masih tidak dapat melupakannya.
Tuhanku,
aku mohon supaya putraku jangan dipimpin di atas jalan yang mudah dan lunak
tapi di bawah tekanan dan desakan, kesulitan dan tantangan
didiklah putraku supaya teguh berdiri diatas badai
serta berbelas kasihan kepada mereka yang gagal
bentuklah putraku menjadi manusia yang hatinya jernih, yang cita-citanya tinggi
putra yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum berhasrat memimpin orang lain
putra yang menjangkau hari depan namun tak melupakan yang lampau
dan setelah itu menjadi miliknya
Aku mohon putraku juga diberi perasaan jenaka, supaya ia bisa serius
tanpa menganggap dirinya terlampau serius
beri juga ia kerendahan hati
supaya ia ingat kepada kesederhanaan dan keagungan asli
Terima kasih Bapak
Ayah aku tak mampu melukis
gambaran dirimu
maafkanlah..!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar